Saat Tulang Rusuk Harus Menjadi Tulang Punggung

Banyak sekali kisah wanita tangguh, yang sudah dianggap biasa terjadi disekitar kita dalam kehidupan jaman now. Dimana sosok istri yang sebenarnya merupakan tulang rusuk dari seorang suami, harus bermetamorfosis menjadi tulang punggung.

Di dalam Al Qur’an dijelaskan, Alloh menciptakan wanita dari tulang rusuk lelaki, untuk menjadi bagian hidup suaminya. Memang tulang rusuk itu bengkok, maka hendaklah senantiasa perlu dibimbing dengan lemah lembut supaya tidak patah. Wanita itu harus dilindungi, dijaga sebaik-baiknya penuh cinta.

Jadi, terlalu berat bila ia harus menjadi tulang punggung juga. Jika tetap dipaksakan, maka anak-anak dan masa depan keluargamu akan berantakan. Anak-anak akan terbengkalai pendidikannya, dan bisa jadi tidak sesuai fitrah peradabannya kelak. Karena pasti akan sangat lelah berperan ganda, menjadi istri dengan segudang tugasnya di rumah, ditambah harus bekerja diluar rumah menjadi tulang punggung juga.

Para suami…coba ingatlah, peran istri bertaruh nyawa saat melahirkan anak-anak buah cinta kalian itu, yang merasakan sakit yang teramat sangat, seakan telah diremukan seluruh tulang dan memutus saraf-saraf dalam tubuhnya. Antara hidup dan mati, para istri berjuang demi kelahiran generasi pewaris keluargamu kelak.

Jadi, bagi laki-laki…berperanlah sebagai lelaki tangguh. Jangan bergantung pada penghasilan yang didapat oleh isteri mu. Kembalikan peran wanita sebagai tulang rusukmu. Yang akan menjaga dan melindungi organ penting dalam hidupmu, yaitu buah hatimu. Mendidik anak  yang menjadi penerus silsilah keluargamu.

Comments are closed.