Kurang Nutrisi Saat Hamil Pengaruhi Kecerdasan Anak

Sharing pengalaman saya saat hamil anak ke empat (si Bungsu). Semoga bermanfaat untuk semua. Diawal kehamilan saya malas untuk makan dan cenderung stress dengan kondisi banyak anak yang jarak usianya sangat dekat. Saya khawatir apa dampaknya bagi anak jika malas makan / makan sesukanya saja.

Akhirnya saya pun berkonsultasi pada seorang Dokter, dan ini penjelasannya :

“Masa awal kehamilan adalah masa emas bagi perkembangan janin. Tepatnya pada 4 bulan pertama kehamilan, pembentukan organ vital seperti jantung, otak dan organ dalam lainnya terjadi. Jika di masa ini bayi kekurangan asupan gizi maka ditakutkan saat lahir kelak anak akan terserang penyakit tertentu atau kurang kecerdasannya. Maka pada tri semester pertama kehamilan sebaiknya kebutuhan gizi seperti besi, folat, vitamin, mineral harus terpenuhi.

Selain menjaga asupan makanan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seorang ibu yang akan hamil. Mulai dari tinggi badan ibu, seorang ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm dapat mempengaruhi berat badan bayi atau tepatnya berat badan bayi lahir rendah. Begitu juga dengan ibu yang memiliki lingkar lengan atas kurang dari 18 cm bisa mengakibatkan janin kecil, berat badan tidak naik-naik.

Body Mass Indek (BMI) ideal juga harus diperhatikan, dapat diukur melalui BB dibagi TB2. Jika hasilnya lebih dari 25 maka sebaiknya diturunkan dulu sampai dibawah 25. Ini mengingat BMI diatas 25 bisa memicu DM atau hipertensi saat ibu hamil. Selama ibu hamil, kenaikan berat badan ibu idelanya hanya sekitar 13 hingga 15 kg.

Sedangkan untuk berat badan bayi ideal saat lahir adalah 3.300 gram. Jika bayi lahir kurang dari 2.500 gram maka beresiko mengalami penurunan kecerdasan, pertumbuhan otot dan syaraf tidak sempurna, pada saat anak dewasa memiliki kemungkinan besar mengalami DM, jantung atau kapasitas organ dibawah normal.

Usia ibu juga mempengaruhi kesehatan bayi. Ibu yang hamil di usia kurang dari 14 (oragan tubuh ibu sendiri belum matang, maka akan berpengaruh pada kecerdasan anaknya) atau diatas 35 tahun bayi bisa mengalami ancaman anaknya terkena gangguan mental ini dikarenakan aliran darah ke uterus sudah berkurang sehingga bayi kekurangan makanan.”

Usahakan untuk rutin juga membaca AlQuran demi menjaga kesehatan fisik dan ental bayi yang dikandung selama masa kehamilan. Dianjurkan membaca ayat-ayat AlQuran jangan pilih-pilih suratnya.

Jadi…, ternyata banyak faktor penting yang mempengaruhi kecerdasan anak yang dikandung. Tidak ada kata terlambat untuk mengusahakan, mengasah kecerdasan anak. Karena kecerdasan anak juga banyak ragamnya dan  Kecerdasan yang dimiliki setiap anak tidaklah sama.

Komentar ditutup.