KIAT MENGATASI RASA MALU

Beberapa anak sering merasa malu jika bertemu dengan teman atau orang baru. Hal ini sering membuat orang tua merasa tidak nyaman dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Berikut ini ada beberapa langkah untuk para orang tua, yang bisa dicoba :

  • Menerima rasa malu anak.

Ini memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau Anda sendiri tipe orang yang mudah bergaul.  Tapi ingat, anak bukanlah Anda (orang tuanya). Menganggap sifat pemalunya sebagai sebuah kelemahan dan menunjukkan kekecewaan Anda terhadap sikap ku-per nya, justru anak akan semakin menarik diri.

  • Jangan mencap dirinya dan membandingkan.

Tanpa sadar, orangtua sering mencap anak dengan menyebut “anak saya pemalu”. Otomatis anak akan memakai cap ini untuk menghindari situasi yang tidak disukainya. Pembandingan juga akan melukai perasaan dan merendahkan harga dirinya. Sehingga memperdalam sifat pemalunya.

  • Memahami kesulitan anak.

Secara jujur, kita harus akui bahwa memang tidak mudah untuk masuk ruangan dan terlibat pembicaraan dengan orang yang sudah berkelompok. Jadi, jangan paksa anak. Dan jangan cepat-cepat menolongnya untuk kenalan. Beri kesempatan pada anak untuk berusaha mandiri.

  • Melatih anak dengan alat peraga.

Alat peraga disini bisa dengan boneka atau vcd interaktif. Orangtua bisa bermain boneka dengan berbagai peran. Andaikan boneka Susan mau bermain dengan boneka yang lain, tapi malu mencobanya. Mintalah saran pada anak, agar boneka susan berani berteman. Akhiri cerita, dengan happy ending. Boneka susan bergembira bersama teman-temannya.

2 responses to “KIAT MENGATASI RASA MALU

  1. Assalamu’alaikum
    Salam Kenal.
    Artikel yang sangat bagus untuk menambah pengetahuan kita tentang bagaimana cara supaya anak kita tidak memiliki rasa malu yang berlebihan, yang jadi masalah sekarang adalah pada saat berhadapan dengan realita di lapangan terkadang kita selaku orang tua megabaikan hal-hal yang harus dilakukan, padahal kita sudah memiliki ilmunya dan kita sering tidak menyadari akan dampak yang akan ditimbulkan oleh sikap yang tidak membuat anak kita percaya diri. sekarang saatnya kita praktek.. yuuuu.

  2. Setuju….. karena kalau mau MAJU jangan MALU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s